Halsel, Dodominews – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Halmahera Selatan, M. Zaki Abd. Wahap, pentingnya tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan berorientasi pada pelayanan publik.
Pesan tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke enam desa di Kecamatan Mandioli Utara, yakni Desa Loleo Ngusu, Akedabo, Pelita, Bobo, Indong, dan Waya, pada Sabtu (29/11/2025).
Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari agenda pelatihan dan pemantauan program pembangunan desa, memastikan sekaligus agar setiap kegiatan yang dirancang benar-benar berjalan sesuai rencana dan kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dari dana desa digunakan secara tepat dan dapat dirasakan manfaatnya oleh warga. Itu inti dari pelatihan yang kami lakukan,” ujar Zaki
Dalam dialog bersama kepala desa dan perangkat desa, Zaki menekankan pentingnya akuntabilitas dalam setiap proses pembangunan. Menurutnya, pengelolaan dana desa harus dilakukan secara terbuka agar masyarakat dapat ikut mengawasi dan menilai hasilnya.
“Transparansi bukan sekedar laporan di atas meja, tapi keterbukaan kepada masyarakat. Ketika warga tahu dan ikut mengawasi, maka kepercayaan terhadap pemerintah desa akan tumbuh,” tegasnya.
Selain soal tata kelola, Kadis juga mengingatkan pentingnya peningkatan kapasitas aparatur desa agar mampu memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, responsif, dan profesional. Ia menilai, kemajuan desa tidak cukup hanya dengan infrastruktur, tetapi juga dengan kemampuan SDM yang mengelolanya.
“Kita ingin desa-desa di Halmahera Selatan menjadi mandiri, bukan karena banyak bangunan, tetapi karena aparatnya cakap dan masyarakatnya maju,” tambah Zaki.
Kunjungan ini disambut hangat oleh para kepala desa dan warga yang hadir di setiap lokasi. Mereka menilai kehadiran Kadis DPMD bukan hanya membawa arahan teknis, tetapi juga menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kemajuan desa di wilayah Mandioli Utara.(Redaksi).

