Screenshot
Halsel. Dodominews.com- Upaya meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat desa terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan. Salah satunya melalui kehadiran Perpustakaan Fala Gaku di Desa Bobo, Kecamatan Mandioli Utara, yang diresmikan langsung oleh Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, Selasa (10/3/2026).
Peresmian perpustakaan tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Bobo dalam memperluas akses terhadap sumber pengetahuan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pimpinan OPD, Camat Mandioli Utara, tokoh masyarakat, para kepala desa di wilayah setempat, serta warga Desa Bobo.
Dalam sambutannya, Bupati Bassam Kasuba menegaskan bahwa keberadaan perpustakaan desa merupakan langkah strategis untuk menumbuhkan budaya membaca sejak dini di tengah masyarakat.
Menurutnya, perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan buku, tetapi juga menjadi ruang belajar yang dapat mendorong lahirnya generasi muda yang berwawasan luas dan berpengetahuan.
“Perpustakaan adalah jendela dunia. Dengan adanya fasilitas ini, anak-anak dan generasi muda di desa memiliki kesempatan lebih besar untuk belajar dan memperluas wawasan melalui membaca,” ujar Bassam.
Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut secara maksimal agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Bupati berharap, Perpustakaan Fala Gaku dapat menjadi pusat kegiatan literasi di Desa Bobo, sekaligus menjadi ruang belajar bagi anak-anak dan remaja untuk mengembangkan potensi mereka.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk merawat fasilitas ini. Semoga perpustakaan ini menjadi sumber inspirasi dan ilmu pengetahuan bagi masyarakat, serta melahirkan generasi muda yang cerdas dan berkontribusi bagi pembangunan daerah,” pungkasnya.
Dengan hadirnya Perpustakaan Fala Gaku, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan berharap budaya literasi di desa semakin berkembang dan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut.(redaksu)

