Halsel. Dodominews.com-Ketua Central Komando Halmahera Selatan, Ayub Kamarullah, menyoroti beredarnya video viral di media sosial yang diduga mengandung unsur penghinaan terhadap masyarakat Togale (Tobelo-Galela). Menurutnya, konten tersebut telah menimbulkan keresahan dan kekecewaan di tengah masyarakat karena menyentuh identitas budaya dan harga diri suatu komunitas yang telah lama menjadi bagian dari keberagaman Maluku Utara.
Ayub menilai bahwa siapa pun yang menggunakan media sosial harus memahami dampak dari setiap konten yang dipublikasikan. “Video yang saat ini beredar telah menjadi perhatian publik. Saya mengimbau semua pihak agar lebih berhati-hati dalam membuat maupun menyebarkan konten yang berpotensi menyinggung kehormatan suatu suku dan budaya,” ujarnya.
Ia berharap persoalan tersebut dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menghormati keberagaman budaya yang ada di Maluku Utara. Menurutnya, setiap pihak perlu mengedepankan sikap saling menghargai dan tidak menjadikan media sosial sebagai sarana yang dapat memicu kesalahpahaman maupun ketegangan antar kelompok masyarakat.
“Masyarakat Togale memiliki sejarah, budaya, dan kontribusi yang besar bagi Maluku Utara. Karena itu, setiap bentuk tindakan yang berpotensi merendahkan identitas suatu kelompok harus menjadi pelajaran bersama agar ruang digital tetap menjadi sarana yang memperkuat persaudaraan, bukan memecah belah masyarakat,” tegas Ayub Kamarullah.(Redaksi)

